Meditasi Air

Tubuh manusia pada dasarnya adalah air, kesadaran adalah jiwa. Kita memulai hidup sebagai janin yang 99% adalah air. Krtika kita lahir, kita adalah 90% air, dan pada saat mencapai kedewasaaan, rata-rata 70% tubuh manusia terdiri dari air. Jika kita mati pada usia lanjut, kemungkinan kita adalah 50% air. Dengan kata lain, disepanjang hidup kita terutama eksis sebagai air. Air di sungai tetap murni karena ia bergerak. Bila terperangkap, air akan mati. Karena itu air harus selalu beredar. Air dan darah dalam tubuh orang sakit biasanya terhambat. Ketika darah berhenti mengalir, tubuh mulai membusuk, dan jika darah di otak berhenti, kita mati.

Tetapi mengapa darah menjadi terhambat? Kondisi ini dapat dilihat sebagai hambatan emosi. Penelitian modern telah menunjukkan bahwa kondisi pikiran berdampak langsung pada kondisi tubuh. Bila Anda menjalani hidup yanh utuh dan menyenangkan, secara fisik Anda merasa lebih baik, dan bila hidp Anda penuh perjuangan dan kesedihan, tubuh Anda menderita. Jadi, bila emosi Anda mengalir ke seluruh tubuh, Anda merasakan perasaaan gembira dan Anda bergerak menuju sehat secara fisik. Bergerak, berubah, mengalir--- inilah sebenarnya hidup. Memahami air adalah memahami kosmos, keajaiban alam dan hidup itu sendiri.

Belajarlah dan berlatihlah untuk berendam di dalam air di dalam bak mandi, di kolam renang, di sungai yang mengalir, secara perlahan-lahan tutuplah mata Anda dan pusatkan perhatian pada irama napas Anda. Tariklah napas dalam-dalam dan biarkan pikiran Anda relaks. Sekarang manfaatkan beberapa saat untuk mengingat masa lampau ketika Anda masih kanak-kanak dan benar-benar merasa bebas. Suatu masa di mana tidak ada kesedihan dan tak ada kesadaran akan berbagai masalah dunia yang semakin banyak.

Mungkin Anda sedang berada di tepi pantai, di atas gunung, bersepeda dan bersenda gurau dengan teman-teman Anda. Konsentrasikan pikiran Anda pada momen itu, cobalah mengingat setepat-tepatnya bagaimana perasaan Anda saat itu. Tubuh Anda bebas dan tak tertekang, pikiran Anda kosong tanpa beban. Gelak tawa mengalir secara spontan dari sumber yang ada di dalam diri Anda. Anda benar-benar hanyut dalam kegembiraan.

Biarkan seluruh pikiran Anda kembali ke masa lalu, kembali ke momen itu seolah-olah Anda berhenti di sana dan tak ada yang lain lagi. Rasakan kebahagiaan Anda, rasakn kasih saying yang spontan dan penuh

kepercayaan dalam hati, dan biarkan Anda mengkhayalkan bahwa hidup selalu seperti itu adanya. Relaks dan tenangkanlah diri Anda. Biarkan kesan-kesan tersebut meremajakan kembali jiwa Anda sampai Anda melihat diri Anda bebas dan bahagia. Bayangkan semua rintangan telah sirna, bagaikan embun ditelan cahaya sang surya. Rintangan-rintangan itu tidak dapat melekat pada diri Anda karena Anda adalah jiwa yang merdeka, sukma yang bebas dan tidak ada yang mampu menghalangi Anda melesat ke surga dengan penuh sukacita.

Anda memiliki kekuatan untuk mengubah hidup menjadi berbagai citra mimpi yang paling menggembirakan—imajinasi Anda tak ada batasnya. Jadi, mulailah membayangkan hidup yang sempurna dan biarkan diri Anda melayang-layang untuk melihat ke mana jiwa, sukma yang lebih tinggi memandu Anda.


5 komentar:

WAHYUU mengatakan...

OKE AKU MAU COBA

www.sampara.com mengatakan...

Thanks for artikelnnya ya

budiawanhutasoit mengatakan...

saya tiap pagi setelah bangun tidur pasti minum air putih dulu kurang lebih 2-3 gelas. kalo ngga, kayaknya ada yang kurang..
mungkin jarang meditasi air..tapi paling tidak minum air putih 8-10 gelas sehari kudu dilakukan..

aria mengatakan...

tips sehat yang murah meriah, kalau mau tambah enak tambahin garam biar bisa menggantikan mineral yang hilang

Pesut Mahakam mengatakan...

hmmm bagus juga nih kalo dicoba

Posting Komentar