Pengaruh Medan Magnet Terhadap Tubuh

Kekurangan magnet sumber dari berbagai penyakit
Manusia memerlukan 5 elemen dasar untuk hidup yang sehat yaitu : Oksigen, Air, Makanan, Olah raga dan Medan Magnet. Sudah dibuktikan oleh para pakar bahwa apabila tubuh kekurangan medan magnet akan memicu timbulnya berbagai penyakit. Jika sel tubuh kekurangan magnet maka akan mempercepat penuaan sel, terjadi peningkatan keketanlan darah, menghambat kerja fungsi jantung untuk memblokir endapan-endapan dalam sistem sirkulasi, dll. Untuk mencegah gejala-gejala kekurangan magnet, kita seharusnya menambah medan magnet pada tubuh kita secara tetap.
Bagaimana Medan Magnet Mempengaruhi Peredaran darah ?
Darah mengandung zat besi dan medan magnet masuk melalui kulit kedalam jaringan tubuh dan aliran darah. Zat besi di dlam darah dipengaruhi oleh medan magnet, yang menyebabkan sirkulasi dalam pembuluh darah serta aktivitasnya meningkat an lebih baik. Setiap bagian dari tubuh (organ) bergantung kepada darah untuk menyediakan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan agar apat bertahan hidup.



Ketika magnet ditempatkan lagsung pada pembuluh arteri utama seperti pembuluh arteri jantung (titik nadi di pergelangaan atangan) atau pada pembuluh karotid (titik nadi di leher ) akan ada penyerapan yang lebih besar pada sirkulasi darah sehingga medan magnet dapat dialirkan ke seluruh tubuh. Saat sirkulasi darah meningkat, maka oksigen, nutrisi, dan hormon-hormon akan terdistribusu ke dalam jaringan dan organ-organ tubuh lebih cepat dan efektif. Jaringan dan organ-organ tubuh akan mendapatkan persediaan oksigen dan nutrisi yang segar dan cukp untuk memelihara juga menjaga kesehatan yang lebih optimal serta unsur oenyembuhan karena produktivitas hormon endorfin tubuh yang merupakan hormon alami untuk menghilangkan rasa sakit juga akan meningkat.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

maaf numpang cari informasi...adakah keterkaitan antara pemberian medan magnet dengan peningkatan /penurunan kadar hemoglobin dalam tubuh...
Trimakasih

Posting Komentar